Kolaborasi Astragraphia Document Solution, Sampurna Print dan Universitas Jenderal Soedirman Wujudkan UNSOED Menjadi World Class University Press

Foto bersama Unsoed

Purwokerto- 20 April 2018 – Astragraphia Document Solution sebagai penyedia solusi layanan dokumen bersama dengan Sampurna Print Shop sebagai bisnis partner menjalin kolaborasi dengan Universitas Jenderal Soedirman untuk mewudkan UNSOED menjadi World Class University. Sebuah Universitas memang memerlukan University Press untuk menunjang publikasi karya ilmiah yang telah dihasilkan baik oleh dosen, peneliti/akademisi muda maupun calon sarjana.

Sebagai catatan, hadirnya University Press bagi institusi pendidikan memiliki peran sentral terhadap peningkatan taraf akademis, baik dalam mendukung akreditasi sekaligus sebagai pendukung pelaksanaan Tri dharma perguruan tinggi, yakni salah satunya pengabdian terhadap masyarakat melalui tanggung jawab publikasi aset intelektual seperti jurnal ilmiah, buku ajar, literature, skripsi, tesis dan lain-lain

Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si, Rektor Universitas Jenderal Soedirman, mengatakan, “Penerbitan merupakan salah satu bidang penting yang harus dilakukan oleh akademisi. Hanya dengan menulis saja tidaklah cukup, musti ditunjang dengan penerbitan dalam bentuk buku ilmiah, buku ajar, buku teks, monograf, jurnal dan lain-lain. Karena dengan penerbitan ilmiah, akademisi khususnya dari UNSOED berpeluang menyebarkan pikiran dan ide mereka untuk dibaca masyarakat baik di kampus maupun masyarakat luas, sebagai bukti pengabdian masyararakat.”

Universitas Jenderal Soedirman merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi yang tengah melakukan pengembangan University Press di Indonesia. Astragraphia dalam kolaborasi ini merupakan pihak yang memberikan solusi dan konsultasi teknologi bagi pengembangan UNSOED University Press, sehingga diharapkan IT Maturity yang dimiliki oleh UNSOED University Press kedepannya bisa memiliki produktivitas untuk mencetak segala macam publikasi ilmiah.

Pengembangan yang dilakukan UNSOED dalam mewujudkan “UNSOED Press go to digital and becoming the world class university press” ini antara lain dengan melakukan rejuvenasi mesin cetak dengan solusi yang di berikan oleh Astragraphia melalui mesin Fuji Xerox D125, agar segala proses percetakan produk-produk ilmiah sudah terdigitalisasi, sehingga mempercepat proses percetakan hingga publikasi. Diketahui bahwa dengan digitalisasi ini, maka proses percetakan bisa mengurangi biasa produksi hingga 70%.

Mangara Pangaribuan, Direktur Astragraphia, menambahkan, “Astragraphia selalu berkomitmen memberikan solusi terhadap segala permasalahan percetakan serta dokumen. Harapan kami, dengan adanya penandatanganan kerjasama ini, semua pihak tidak hanya bisa mendapatkan keuntungan dari aspek bisnis saja, melainkan keuntungan jangka panjang berupa majunya kualitas penerbit institusi pendidikan tinggi di Indonesia, melalui digitalisasi University Press.

“Kami akan terus memastikan bahwa UNSOED University Press menjadi unit yang efektif dan produktif bagi kampus, serta kami pun akan memastikan solusi ini bisa dimanfaatkan seluruh civitas akademika Universitas Jenderal Soedirman.” Tambah Dr. Drs. Hananto Prasetyo, S.H., M.M., M.H. dari Sampurna Print

Sebagai informasi tambahan, sebelum adanya kerjasama yang dilakukan antara 3 pihak ini. UNSOED masih mengadopsi mesin cetak offset keluaran tahun ’84, yang masih konvensional dan belum menunjang print on demand, sehingga memerlukan proses serta waktu lama dalam pencetakan hingga pengemasan. Harapannya, dengan adanya digitalisasi University PressUNSOED ini, UNSOED semakin produktif dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi melalui publikasi ilmiahnya.

Proses Penandatangan Kerjasama antara Sampurna dan Unsoed

Proses penandatangan perjanjian kerjasama dengan UNSOED

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized by Astragraphia Document Solution. Bookmark the permalink.

About Astragraphia Document Solution

Astragraphia mengawali perjalanan bisnis pada tahun 1971 sebagai Divisi Xerox di PT Astra Internasional yang kemudian dipisahkan menjadi badan hukum sendiri pada tahun 1975. Pada tanggal 22 April 1976 Astragraphia ditunjuk secara langsung sebagai distributor ekslusif dari Fuji Xerox Co. Ltd. Jepang untuk seluruh Indonesia dengan ruang lingkup usaha sebagai penyedia perangkat perkantoran. Tahun 1989 Astragraphia mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan simbol saham ASGR. Per tanggal 31 Desember 2009, 76,87% saham Astragraphia dimiliki oleh PT Astra International Tbk, dan sisanya dimiliki oleh publik. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan pelanggan yang dinamis dan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi, sejak tahun 1990-an Astragraphia mulai merintis transformasi bisnis menjadi penyedia solusi teknologi informasi. Sejak tahun 2008 manajemen telah memantapkan ruang lingkup usaha Astragraphia sebagai penyedia bisnis berbasis teknologi informasi & komunikasi atau yang dikenal dengan sebutan ICT (Information & Communication Technology). Kantor pusat Astragraphia terletak di Jalan Kramat Raya 43, Jakarta 10450, dan memiliki 92 titik layan di 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s