Pengguna Printer Laser, Simak Tips Berikut Ini Agar Printermu Awet!

Dulu mungkin orangtua kita mengenal mesin ketik, namun sekarang printer mulai bermunculan dan menggantikan mesin cetak sebelumnya. Teknologi printer tentu saja banyak membantu pencetakan. Ya, sebut saja untuk mencetak skripsi, tugas di kampus, mencetak dokumen kantor, mencetak foto dan sebagainya.

Saat ini teknologi printer semakin berkembang, mulai dari printer stand-alone menjadi printer multifungsi (Multifunction printer) yang memiliki kelebihan fungsi Print, Copy, Scan, bahkan Fax. Printer multifungsi tentu saja dibutuhkan oleh mahasiswa, pengajar, UMKM, Start up dan sebagainya. Seperti layaknya perangkat elektronik, printer dengan perawatan yang tepat, tentu saja akan memperpanjang usia printer sekaligus membuat hasil cetak tetap berkualitas. Berikut adalah beberapa tips mudah dalam merawat printer laser.

1. Bersihkan Printer Secara Rutin

Bersihkan Berkala

Membersihkan printer merupakan perawatan yang sangat mendasar namun seringkali diabaikan. Untuk menjaga printer agar tetap berfungsi seperti layaknya mesin baru, printer sebaiknya rutin dibersihkan minimal satu kali dalam seminggu. Hal ini bertujuan untuk mencegah partikel-partikel debu yang masuk ke dalam interior printer. Jika printer sudah terlihat berdebu, bersihkan dengan kain lap yang lembut dan anti-static. Untuk alasan keamanan, sebaiknya jangan semprotkan cairan secara langsung ke mesin.

Selain bagian luar printer, bagian yang biasanya menjadi tempat kotoran menumpuk adalah pada baki kertas (tray). Periksa baki kertas secara berkala untuk membuang serpihan-serpihan kertas yang tertinggal di dalamnya.

2. Menggunakan Jenis Kertas yang Direkomendasikan

Kertas yang Direkomendasikan

Setiap mesin memiliki kegunaan dan keunggulan masing-masing. Ada printer yang digunakan untuk keperluan dokumen sehari-hari, ada pula yang khusus digunakan untuk kebutuhan produksi. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, tentu saja sebaiknya gunakan kertas yang sesuai dengan rekomendasi produsen. Jenis kertas yang salah dapat menyebabkan sering terjadi paper jam dan penggunaan toner yang berlebihan.

3. Memiliki Persediaan Toner Cadangan

Toner Cadangan

Tidak ada salahnya memiliki persediaan toner lebih, supaya saat toner habis, pengguna dapat langsung menggantinya dengan toner yang baru. Ketika toner sudah hampir habis, toner dapat mengeras hingga tidak dapat digunakan kembali. Oleh karena itu sebaiknya pengguna menyiapkan toner yang baru sebelum toner lama habis. Saat mengganti toner, jangan lepaskan cartridge toner yang lama hingga toner baru siap untuk dipasang.

4. Percayakan Layanan Servis yang Resmi

Layanan Servis

Seperti perangkat elektronik pada umumnya, mesin printer mungkin saja mengalami kerusakan yang tidak terduga. Jika mengalami hal ini, sebaiknya pengguna segera menghubungi layanan servis resmi untuk menjamin kualitas perbaikan mesin. Salah satu penyedia layanan ini adalah Astragraphia, yang ditunjuk sebagai distributor eksklusif oleh Fuji Xerox Co. Ltd. Jepang untuk memasarkan dan memberikan layanan purna jual produk Fuji Xerox yang tersebar di 32 cabang dengan melayani 514 kota dan kabupaten se-Indonesia. Saat mesin printer Fuji Xerox mengalami gangguan, pelanggan cukup menghubungi Halo Astragraphia di nomor 1500-345 untuk mendapatkan layanan resmi dari Astragraphia.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized by Astragraphia Document Solution. Bookmark the permalink.

About Astragraphia Document Solution

Astragraphia mengawali perjalanan bisnis pada tahun 1971 sebagai Divisi Xerox di PT Astra Internasional yang kemudian dipisahkan menjadi badan hukum sendiri pada tahun 1975. Pada tanggal 22 April 1976 Astragraphia ditunjuk secara langsung sebagai distributor ekslusif dari Fuji Xerox Co. Ltd. Jepang untuk seluruh Indonesia dengan ruang lingkup usaha sebagai penyedia perangkat perkantoran. Tahun 1989 Astragraphia mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan simbol saham ASGR. Per tanggal 31 Desember 2009, 76,87% saham Astragraphia dimiliki oleh PT Astra International Tbk, dan sisanya dimiliki oleh publik. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan pelanggan yang dinamis dan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi, sejak tahun 1990-an Astragraphia mulai merintis transformasi bisnis menjadi penyedia solusi teknologi informasi. Sejak tahun 2008 manajemen telah memantapkan ruang lingkup usaha Astragraphia sebagai penyedia bisnis berbasis teknologi informasi & komunikasi atau yang dikenal dengan sebutan ICT (Information & Communication Technology). Kantor pusat Astragraphia terletak di Jalan Kramat Raya 43, Jakarta 10450, dan memiliki 92 titik layan di 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s