Hobi Dijadikan Peluang Bisnis, Mengapa Tidak?

DSC05786

Mengerjakan hal yang disukai sambil menghasilkan uang tentu mengasyikkan. Mengubah hobi menjadi bisnis menjadi impian banyak orang. Namun, mengambil langkah besar untuk “banting stir” dan meninggalkan karier yang sedang dijalani saat ini memerlukan banyak konsiderasi, yang membuat sebagian orang menjadi ragu untuk mengambil keputusan.

Untuk menjawab keraguan tersebut, tanyakan pada diri Anda apakah Anda akan masih tetap enjoy mengerjakan hobi ini jika dilakukan dengan tuntutan deadline? Apakah Anda siap bergantung pada hobi ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Apakah ada memiliki komitmen terhadap hobi ini? Apakah Anda memiliki kemampuan untuk menjual produk yang Anda buat?

Jika jawaban dari semua pertanyaan itu adalah “Ya”, mungkin keputusan untuk menjadikan hobi sebagai peluang bisnis merupakan pilihan yang baik untuk Anda. Simak tips berikut ini untuk memulai langkah Anda.

DSC05855

  1. Tentukan apa yang ingin Anda jual

Satu hal penting yang harus Anda lakukan ketika memulai bisnis adalah mengetahui apa yang ingin Anda buat dan jual. Banyak pengusaha pemula yang melakukan kesalahan saat memulai bisnisnya karena berangkat dari ide yang terlalu banyak. Tipsnya, pikirkan keterampilan apa yang ada miliki secara spesifik. Misalnya, Anda memiliki keterampilan desain grafis dan juga kerajinan tangan, kartu ucapan secara spesifiknya.

Dengan begitu, Anda dapat berfokus untuk menciptakan produk Anda dengan kualitas yang terbaik. Hal ini membantu awal bisnis Anda dengan reputasi yang bagus pada publik. Jika sudah berjalan, Anda bisa menambahkan inovasi-inovasi baru untuk mengembangkan bisnis Anda.

  1. Lakukan riset dan perencanaan yang matang

Setelah Anda mengetahui apa yang akan Anda kerjakan, langkah selanjutnya adalah mencari informasi dan pengetahuan sebanyak mungkin mengenai industri terkait. Anda bisa datang ke workshop atau seminar yang sesuai dengan hobi Anda dan berkenalan dengan para pemain lain di industri.

Pada tanggal 13 Juni 2017 lalu misalnya, Astragraphia Document Solution mengadakan Mini Customer Gathering di Backspace, Lippo Mall Puri. Acara tersebut dihadiri oleh Evelyn Gasman, seorang paper craft enthusiast yang membagikan pengetahuannya kepada hadirin yang datang. Melalui acara semacam ini, Anda dapat meraih pemahaman dan juga kenalan baru yang mungkin berpotensi untuk menjadi mitra bisnis Anda di masa depan.

  1. Pelajari peralatan-peralatan sesuai bisnis Anda

Sebelum memulai proses produksi, alat-alat pendukung yang dapat menunjang efektivitas bisnis tentu perlu disiapkan. Mulai dari detil peralatan yang kecil hingga mesin-mesin besar. Misalnya untuk industri kerajinan tangan, sebaiknya Anda memiliki pengetahuan yang kaya untuk mengambil keputusan belanja aset bisnis, mulai dari pemilihan kertas, mesin pemotong, lem, dan cat yang sesuai dengan produk yang ingin Anda buat. Terlebih lagi untuk mesin-mesin besar yang harganya cukup menguras modal, jika salah pilih dapat menimbulkan kerugian yang berarti.

Untuk dapat menghasilkan produk dengan kualitas tinggi, tentunya dibutuhkan perangkat yang andal. Untuk industri graphic art misalnya, saat ini telah hadir perangkat dengan spesifikasi tinggi untuk digunakan oleh bisnis skala kecil, menengah, hingga besar, bernama Fuji Xerox DocuCentre VI Type 2271. Mesin ini memiliki kemampuan untuk mencetak kertas dengan gramatur hingga 300 gsm dengan kualitas cetak yang jauh lebih baik karena sudah memiliki teknologi super EA Eco Toner. Fitur-fitur yang terdapat pada mesin ini misalnya kemampuan kecepatan yang bervariasi dari 25-70 ppm, mobile print, cetak kertas long banner, Security Print, Print Anywhere, kecepatan scan hingga 270 ipm, dan foto resolusi tinggi hingga 1200 x 2400 dpi.