Cara Mengubah Budaya Perusahaan

6181728_ML02

Secara umum, budaya perusahaan adalah segala bentuk nilai, norma, sikap, dan pandangan orang dalam berperilaku dalam sebuah perusahaan tersebut. Budaya perusahaan sangat penting artinya, karena membawa arah perkembangan bisnis perusahaan.

Lalu bagaimana jika budaya perusahaan justru membuat perusahaan terpuruk dan Anda ingin mengubahnya menjadi lebiuh baik? Tips berikut mungkin bisa Anda coba.

Tidak Bisa Sekaligus

Pertama, akui bahwa Anda tidak akan dapat mengubah semua orang sekaligus. Mulailah dengan orang yang memiliki pengaruh dalam perusahaan. Buatlah mereka untuk berkomitmen terhadap perubahan, jika gagal, buat mereka keluar. Namun setelah mereka berkomitmen untuk berubah, sorot pada prestasi mereka sehingga orang lain mendapatkan pesan untuk menirunya.

Walk The Talk

Kedua, bukan hanya “berceramah” tentang perlunya perubahan, mencari cara untuk membuat orang menghadapi kenyataan juga sangat perlu. Sebuah contoh Komisaris Polisi di Amerika Serikat, Bill Bratton, yang pada 1990-an membuat petinggi nya – termasuk dirinya – naik kereta bawah tanah siang dan malam, untuk memahami betapa takutnya warga New York menghadapi jasa angkutan tersebut. Banyak perusahaan telah melakukan pendekatan yang sama, meminta manajer untuk menerima panggilan dari pelanggan yang tidak puas.

Distribusi Sumber Daya

Ketiga, mencari cara untuk mendistribusikan sumber daya ke arah “hot spot” – kegiatan yang membutuhkan sedikit sumber daya, tetapi menghasilkan perubahan besar. Sebaliknya, mencari cara untuk menjauhkan sumber daya dari “cold spots” atau daerah dengan tuntutan sumber daya yang besar, tetapi dampaknya relatif rendah.

Pemimpin yang Kuat

Jadilah pemimpin yang sangat dihormati untuk mendukung Anda. Ketahui juga orang-orang yang bersebrangan dengan Anda, dan kalau perlu membangun koalisi dan menyusun strategi untuk perubahan. Semua pemimpin mengalami risiko kehilangan kontak dengan apa yang terjadi di bawah mereka. Seorang pengambil keputusan yang baik dapat segera menemukan cara pemecahan masalah tersebut.

Advertisements
This entry was posted in Profesi, Tips Kantor by Astragraphia Document Solution. Bookmark the permalink.

About Astragraphia Document Solution

Astragraphia mengawali perjalanan bisnis pada tahun 1971 sebagai Divisi Xerox di PT Astra Internasional yang kemudian dipisahkan menjadi badan hukum sendiri pada tahun 1975. Pada tanggal 22 April 1976 Astragraphia ditunjuk secara langsung sebagai distributor ekslusif dari Fuji Xerox Co. Ltd. Jepang untuk seluruh Indonesia dengan ruang lingkup usaha sebagai penyedia perangkat perkantoran. Tahun 1989 Astragraphia mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan simbol saham ASGR. Per tanggal 31 Desember 2009, 76,87% saham Astragraphia dimiliki oleh PT Astra International Tbk, dan sisanya dimiliki oleh publik. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan pelanggan yang dinamis dan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi, sejak tahun 1990-an Astragraphia mulai merintis transformasi bisnis menjadi penyedia solusi teknologi informasi. Sejak tahun 2008 manajemen telah memantapkan ruang lingkup usaha Astragraphia sebagai penyedia bisnis berbasis teknologi informasi & komunikasi atau yang dikenal dengan sebutan ICT (Information & Communication Technology). Kantor pusat Astragraphia terletak di Jalan Kramat Raya 43, Jakarta 10450, dan memiliki 92 titik layan di 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s