Berteman Baik dengan Atasan? Siapa Takut!

Berdiskusi di Kantor

Sebagian orang Indonesia, atasan ibarat sebuah angin yang tidak bias disentuh. Kita hanya bisa mendengar apa yang diperintahkan, tanpa bisa mengenal lebih jauh siapa atasan kita. Padahal dalam dunia kerja sekarang ini, semua posisi sebenarnya memiliki kesetaraan. Yang membedakan atasan dengan bawahan hanyalah tugas dan tanggung jawab mereka.

Pada dasarnya, dalam suatu organisasi, semua posisi saling membutuhkan. Seperti sebuah tubuh, mereka yang berada di posisi atas, berfungsi sebagai kepala yang bekerja menjadi pusat dan pemimpin untuk kaki dan tangan. Tanpa kaki dan tangan, tubuh tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik. Begitu pula sebaliknya, tanpa kepala, kaki dan tangan tidak bisa melakukan apa-apa.

Untuk itu, dalam membangun tim yang baik, ada baiknya kita sebagai karyawan, bisa membangun hubungan baik antar rekan kerja. Tidak hanya kepada sesama karyawan, tetapi juga kepada atasan kita. Lalu, bagaimana caranya supaya kita bisa berteman baik dengan atasan kita tanpa harus memberikan kesan “penjilat” atau “gila jabatan”? Berikut ini ada beberapa cara membuka hubungan yang baik dengan atasan :

  1. Memberikan Souvenir

Jika kita sedang melakukan tugas luar kota, atau sedang liburan ke luar negeri, sebaiknya jangan lupa memberikan sekadar cinderamata untuk atasan Anda. Tentunya tidak lupa memberikan cinderamata yang sama kepada rekan kerja yang lain, agar tidak timbul kecemburuan sosial dan pikiran negatif.

  1. Berempati dan BersimpatiĀ 

Atasan kita juga manusia biasa, tentunya memiliki cobaan yang sulit untuk dihadapi seperti kehilangan anggota keluarga atau sebagainya. Cobalah untuk sedikit menunjukan rasa empati Anda kepada atasan Anda. Tentunya dengan hati yang tulus tanpa berharap mendapat imbalan.

  1. Mengundang Atasan dalam Beberapa Acara Kita

Di luar jam kantor, tentunya kita semua adalah sama. Untuk itu, jika kita sedang mengadakan acara, alangkah baiknya kalau kita juga mengundang atasan kita secara pribadi untuk sekedar menjalin hubungan.

oleh: documentsolution

Advertisements
This entry was posted in Tips Kantor and tagged , , , , , , by Astragraphia Document Solution. Bookmark the permalink.

About Astragraphia Document Solution

Astragraphia mengawali perjalanan bisnis pada tahun 1971 sebagai Divisi Xerox di PT Astra Internasional yang kemudian dipisahkan menjadi badan hukum sendiri pada tahun 1975. Pada tanggal 22 April 1976 Astragraphia ditunjuk secara langsung sebagai distributor ekslusif dari Fuji Xerox Co. Ltd. Jepang untuk seluruh Indonesia dengan ruang lingkup usaha sebagai penyedia perangkat perkantoran. Tahun 1989 Astragraphia mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan simbol saham ASGR. Per tanggal 31 Desember 2009, 76,87% saham Astragraphia dimiliki oleh PT Astra International Tbk, dan sisanya dimiliki oleh publik. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan pelanggan yang dinamis dan perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi, sejak tahun 1990-an Astragraphia mulai merintis transformasi bisnis menjadi penyedia solusi teknologi informasi. Sejak tahun 2008 manajemen telah memantapkan ruang lingkup usaha Astragraphia sebagai penyedia bisnis berbasis teknologi informasi & komunikasi atau yang dikenal dengan sebutan ICT (Information & Communication Technology). Kantor pusat Astragraphia terletak di Jalan Kramat Raya 43, Jakarta 10450, dan memiliki 92 titik layan di 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s