Target Umkm Melek Digital Pada 2024

photo-1485217988980-11786ced9454

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional dalam lima tahun terakhir. UMKM merupakan motor penggerak serta telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan mengatakan, 50 persen UMKM ditargetkan sudah terdigitalisasi pada 2024. 0 Sekarang lagi dibahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024 dimana 50 persen pelaku UMKM ditargetkan sudah go digital. Tapi ingat tak semua UMKM itu cocok untuk go digital, ada yang lebih pas secara konvensional. Jadi digitalisasi UMKM ini tak akan pernah mencapai 100 persen,” kata Rully di Jakarta, Sabtu (13/4) lalu.

Rully menegaskan, UMKM adalah satu tulang punggung ekonomi di Indonesia. Perannya yang vital itu tergambar dalam data bahwa dari sekitar 62 juta unit usaha di Indonesia, sekitar 99 persen merupakan UMKM.

Maka itu, pemberdayaan sektor UMKM amatlah penting, tidak hanya bagi pemerintah namun juga pihak lain seperti institusi di bidang terkait sampai akademisi. Apalagi kehadiran teknologi sering dianggap sebagai disrupsi karena ditengarai malah akan mengurangi jumlah potensi tenaga kerja sektor UMKM.

Sementara itu Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya mengatakan, UMKM tidak perlu menganggap teknologi sebagai disrupsi, namun justru memanfaatkan digital demi mengembangkan bisnis lebih baik lagi. “Sekarang ada online dan offline. Hadir di pasar secara offline, tapi di online juga ada yang artinya mengintegrasikan clua hal yang berbeda itulah OMNI,” katanya.

Era UMKM 4.0 adalah bisnis yang sudah mengintegrasikan teknologi digital seperti sosial media, sampai yang lebih maju lagi seperti pemanfaatan internet of things (IoT). Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun menambahkan, UMKM telah memberikan kontribusi sebesar 60 persen untuk PDB Indonesia dan menyerap tenaga kerja Indonesia sebesar lebih dari 96 persen.

“Sekitar 60 juta UMKM-ada di Indonesia, dan 55 juta diantaranya termasuk dalam kategori usaha mikro. Dimana usaha mikro dapat menghasilkan omzet sebesar Rp 300 juta dalam.satu tahun. Dari 55 juta pelaku usaha mikro tersebut, terbanyak adalah bidang usaha kuliner yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia,” paparnya.

Dia juga menambahkan, UMKM perlu menjadikan tampilan produk sebagai prioritas utama untuk pengembangan ciri khas produknya. Selain mengutamakan kualitas, tampilan produk baik berupa kemasan atau packaging, maupun beragam materi promosi produk sangat menentukan peningkatan nilai jual.

Pengemasan produk yang eye catching, kreatif, colorful, modem, berkelas, dan presisi dapat meningkatkan nilai tambah dan omzet suatu produk Dia juga menyebut, industri percetakan khususnya, digital printing dibutuhkan pelaku UMKM industri kreatif di sektor graphic art (print shop), fashion, kuliner, serta kriya untuk menciptakan tampilan produk yang berkualitas dalam jumlah yang fleksibel.

DSC00716

Untuk menunjang berkembangnya usaha’digital printing dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Astragraphia Document Solution menghadirkan teknologi inovatif, Fuji Xerox PrimeLink C9065. Menurut Direktur PT Astra Graphia Tbk Mangara Pangaribuan perkembangan UMKM yang begitu pesat menjadi perhatian khusus perusahaannya. Terlebih, pihaknya ingin memberi solusi digital print on demand bagi pelaku UMKM. ‘ ‘Kita mendorong usaha UMKM yang bergerak di bidang digital maka kita rilis produk terbaru kita,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, varian terbaru tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis industri kreatif secara menyeluruh. Mulai dari para pelaku UMKM yang menggeluti industri kreatif maupun pelaku UMKM pemilik print shop. Pelaku usaha mikro hingga menengah dapat mencetak kebutuhannya di print shop sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan yang tidak mungkin dipenuhi oleh mesin cetak offset,” katanya

Sumber: Harian Indopos, 15 April 2019

Advertisements

Keajaiban SIQA Mudahkan Urusan Cetak Dokumen Anda

29 Maret 2019 - Keajaiban SIQA Mudahkan Urusan Cetak Dokumen Anda

Dalam dunia printing, registrasi adalah metode mengkorelasikan warna yang tumpang tindih pada satu gambar tunggal. Terdapat empat warna yang diregistrasikan dalam sebuah mesin printer yakni Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat warna ini diterapkan satu demi satu dalam sebuah mesin printing.

Saat proses mencetak, keempat warna ini akan tumpang tindih satu sama lain dalam berbagai konsentrasi pada kertas untuk menciptakan efek visual. Karena keempat warna ini bergabung untuk membuat gambar, registrasi warna-warna ini sangat penting untuk menghasilkan gambar yang tajam. Bahkan sedikit pergeseran posisi salah satu dari empat warna ini dapat menyebabkan gambar yang dicetak tampak kabur.

Lalu bagaimana mesin cetak Anda dapat secara konsisten memberikan cetakan terbaik dari lembar pertama hingga lembar berikutnya?

Dari segi bisnis, proses registrasi warna agar dapat menghasilkan output yang luar biasa menjadi sangat penting. Bahkan, on-demand printing mengharuskan hasil cetak dengan kualitas gambar yang baik, produktivitas tinggi, dan fleksibilitas untuk mencetak jenis dokumen yang lebih beragam. Ketika sebuah mesin printing kehabisan warna yang diregistrasi, proses cetak perlu disesuaikan kembali. Dibutuhkan waktu untuk melakukan proses registrasi ini, tentu hal ini dapat menunda waktu produktivitas sehingga menurunkan nilai Anda.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Fuji Xerox berupaya mengembangkan berbagai jenis teknologi agar dapat membantu pelanggan menyesuaikan gambar yang akan dihasilkan. Fuji Xerox menciptakan sebuah software yang dapat membantu menyelesaikan masalah ini dengan Simple Image Quality Adjustment atau SIQA.

SIQA memberi Anda kemampuan untuk mengotomatiskan proses registrasi warna dalam mesin printing. Tak hanya registrasi warna, SIQA membantu menjaga kestabilan dan konsistensi warna pada hasil cetak, mulai dari lembar pertama hingga lembar seterusnya. Ini karena pada umumnya, penggunaan cetak dokumen warna yang terus menerus dan dalam volume yang besar dapat menyebabkan kualitas warna.

Jadi, apakah mesin printing Anda menawarkan pengaturan seperti ini?

Astragraphia Luncurkan Mesin Production Printer Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 untuk Tingkatkan Daya Jual Produk UMKM

DSC00716

Jakarta, 9 April 2019 – Astragraphia Document Solution meluncurkan mesin dengan teknologi terbaru yang inovatif yaitu Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 untuk menyasar UMKM di sela-sela acara diskusi media “Peran Digital Print on Demand untuk UMKM.” Seiring bertumbuhnya jumlah UMKM di Indonesia yang pesat ditunjang dengan bertumbuhnya e-commerce, mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 hadir untuk menjawab kebutuhan usaha digital printing dan UMKM.

Mangara Pangaribuan – Direktur PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Perkembangan UMKM yang pesat merupakan salah satu perhatian kami. Berdasarkan data dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), kontribusi terbesar UMKM terhadap PDB Subsektor Ekraf, adalah sektor kuliner sebesar 41,40%, fashion sebesar 18,01%, dan kriya (labelling, packaging) sebesar 15,40% dimana ketiganya merupakan sektor yang marak digeluti UMKM saat ini. Semakin banyak UMKM yang bergerak, tentu perekonomian juga akan terdorong untuk terus tumbuh.

Mengutip informasi dari Kemenperin, Kontribusi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah terhadap produk domestik bruto meningkat dari 57,84 persen menjadi 60,34 persen dalam lima tahun terakhir. Serapan tenaga kerja pada sektor ini juga meningkat, dari 96,99 persen menjadi 97,22 persen pada periode yang sama.Oleh karena itu, UMKM berperan besar menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Mangara Pangaribuan menambahkan, “Hadirnya Mesin Production Printer  Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 merupakan pelengkap dari berbagai rangkaian seri mesin production printer dari Astragraphia Document Solution dalam memberikan solusi digital print on demand bagi pelaku UMKM. Kami yakin dengan hadirnya mesin ini dapat mendorong pertumbuhan bisnis industri kreatif secara menyeluruh, mulai dari para pelaku UMKM yang menggeluti industri kreatif maupun pelaku UMKM pemilik print shop. Kami berharap, PT Astra Graphia Tbk sebagai korporasi dapat berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian nasional.”

DSC00739

Ikhsan Ingratubun Ketua Umum Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah Indonesia (AKUMINDO) mengatakan “UMKM telah memberikan kontribusi sebesar 60 persen untuk PDB Negara dan menyerap tenaga kerja Indonesia sebesar lebih dari 96 persen. Sekitar 60 juta UMKM ada di Indonesia, dan 55 juta diantaranya termasuk dalam kategori usaha mikro, dimana usaha mikro dapat menghasilkan omzet sebesar Rp 300 juta dalam satu tahun. Dari 55 juta pelaku usaha mikro tersebut, terbanyak adalah bidang usaha kuliner yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.”

Ikhsan menambahkan, “UMKM perlu menjadikan tampilan produk sebagai prioritas utama untuk pengembangan ciri khas produknya. Selain mengutamakan kualitas, tampilan produk baik berupa kemasan/packaging, maupun beragam materi promosi produk sangat menentukan peningkatan nilai jual. Pengemasan produk yang eye catching, kreatif, colorful, modern, berkelas dan presisi dapat meningkatkan nilai tambah dan omzet suatu produk.”

Industri percetakan, khususnya digital printing dibutuhkan pelaku UMKM industri kreatif di sektor graphic art (print shop), fashion, kuliner, serta kriya untuk menciptakan tampilan produk yang berkualitas dalam jumlah yang fleksibel. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Astragraphia Document Solution melalui mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 menawarkan digital print on demand untuk menciptakan tampilan produk berkualitas  baik dari segi kemasan maupun materi promosi.

Eko Wahyudi Chief of Graphic Communication Services PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 merupakan mesin production printer yang mampu memberikan hasil cetak yang berkualitas. Sebagai market leader, kami yakin Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 dapat memenuhi kebutuhan digital printing bagi pelaku UMKM dengan menawarkan digital print on demand.  Para pelaku usaha mikro hingga menengah dapat mencetak kebutuhannya di print shop sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan yang tidak mungkin dipenuhi oleh mesin cetak offset. Kami berharap, fleksibilitas yang ditawarkan Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 dapat mendorong UMKM untuk terus berkreasi dalam menciptakan kemasan produk dan berbagai materi promosi produk yang menarik dengan hasil yang optimal dan berkualitas.”

Berdasarkan data yang dirilis IDC, di sepanjang tahun 2018 Mesin Production Printer Berwarna serta monokrom Fuji Xerox menjadi market leader di Indonesia dengan pangsa pasar (market share) sebesar 61% dan 75%.

DSC00739

Eko Wahyudi menambahkan,Selain mendukung usaha mikro hingga menengah dalam menciptakan kualitas dan fleksibilitas hasil cetak, khusus bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang menggeluti usaha print shop juga dapat berinvestasi untuk memiliki Fuji Xerox PrimeLink™ C9065, mengingat industri percetakan akan terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah UMKM di Indonesia. Selain itu, Astragraphia berkomitmen untuk selalu menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan dengan menyediakan spare part dan consumables yang tersebar di 92 pusat layanan dan 32 kantor cabang di Indonesia.

David Donovan Graphic Communication Services Product Marketing Dept. Head PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 memiliki tagline Simply Professional, Amazingly Flexible yang menawarkan fleksibilitas cetak untuk UMKM dengan kualitas gambar yang tajam, konsisten, dan akurat dengan resolusi 2.400 x 2.400 titik per inch (dpi) yang memungkinkan pelanggan mencetak dengan menggunakan kertas setebal 350 gsm hingga pencetakan materi promosi produk UMKM seperti banner. Printer ini memiliki kecepatan cetak 65 ppm (page per minute) yang kami jual dengan harga mulai dari 400 jutaan rupiah.

Sebagai informasi, Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 merupakan mesin production printer yang menawarkan keungulan seperti GX-i Print Server, Rich IQ Adjustment, Advanced Calibration, dan Automated Adjustment yang juga mengakomodasi kebutuhan standar seperti scan, copy, dan print. Selain itu, Fuji Xerox PrimeLink™ C9065 juga menawarkan instalasi software yang mendukung Special Imaging Font (SIF) seperti Micro Tech yang menghasilkan font tulisan 0,6 point; UV, di mana akan terlihat gambar pada hasil cetakan ketika menggunakan sinar UV; Correlation, di mana keberadaan nama serta gambar akan teridentifikasi dengan infra red ataupun saat digosok menggunakan kertas khusus.

Personalisasi Hasil Cetak untuk Pelanggan Kini Terasa Mudah

headway-537308-unsplash

Revolusi Industri 4.0 tak hanya tentang produksi massal yang didigitalisasikan saja. Konsep Industry 4.0 mengedepankan pengalaman pelanggan, termasuk dalam hal personalisasi. Personalisasi merupakan hal penting untuk konsumen. Studi yang dilakukan oleh University of Texas menyimpulkan bahwa langkah personalisasi akan membuat konsumen merasa istimewa. Hal ini menjadi perhatian khusus Astragraphia sebagai distributor resmi Fuji Xerox di Indonesia.

Personalisasi ini terjadi dalam segala bentuk, termasuk di sektor printing atau pencetakan. Salah satu contoh dokumen yang dipersonalisasi ini adalah undangan pernikahan, tiket kereta api, tiket konser dan voucher. Untuk mengatasinya Astragraphia menyediakan software FreeFlow VI Design Express.

Untuk membuat dokumen atau hasil cetak yang dipersonalisasi, biasanya print shop membutuhkan banyak format. Jika dokumen dicetak dengan mesin offset, operator print shop hanya bisa mencetak dokumen dengan template tanpa dipersonalisasi. FreeFlow VI Design Express menyediakan solusi untuk membuat proses personalisasi sebuah dokumen lebih otomatis dan cepat. Tak hanya teks, print shop bisa mempersonalisasi dokumen pelanggan mereka dengan gambar. 

Mulai dari nama, kode, dan gambar bisa dipersonalisasi melalui software FreeFlow VI Design Express hanya dengan drag and drop field name. Data per dokumen akan berbeda dan tidak perlu menghabiskan waktu untuk mencetaknya. Dengan drag and drop field name, semua data dalam template akan berubah sesuai dengan database yang dimiliki. 

Dengan proses manual untuk mencetak dua puluh ribu dokumen, sebuah mesin printer harus melakukan proses spooling sebanyak dua puluh ribu kali. Namun dengan software FreeFlow VI Design Express yang dikombinasikan dengan printer, proses akan dipangkas dengan menghilangkan proses ripping dan spooling.

Software FreeFlow VI Design Express tak hanya dapat menjadikan dokumen siap cetak lebih dipersonalisasi, tetapi juga menambah nilainya dengan beberapa efek spesial seperti microtext, correlation text, GlossMark text, FluorescentMark text, infrared dan patterned text. Untuk menerapkan efek spesial pada dokumen yang dicetak, FreeFlow VI Design Express tidak membutuhkan toner dan kertas khusus. 

FreeFlow VI Design Express dapat digunakan pada mesin-mesin production printer dan digital press Fuji Xerox apapun secara gratis, seperti Iridesse dan Versant Family.

Dukung Pariwisata Berkelanjutan Indonesia, Astragraphia Berpartisipasi Dalam Pencetakan Buku Fotografi “Bromo” Karya Hasiholan Siahaan XIV

Jakarta, 22 Maret 2019 –  Telah berlangsung acara Round Table Discussion dengan tema “Sustainable Tourism” di Auditoriun Gedung Sindo pada Hari Jumat, 22 Maret 2019. Acara tersebut digelar oleh Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Koran Sindo dan Sindonews.com dengan menghadirkan narasumber utama, yaitu Bapak Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata Indonesia dan Ibu Gemala Hanafiah, sebagai Travel Influencer. Forum diskusi tersebut dihadiri oleh rekan – rekan media, mahasiswa dan komunitas travelling untuk mendengarkan sosialisasi dari program Kementerian Pariwisata dan berkolaborasi menjadikan semua destinasi wisata pilihan di Indonesia agar tersertifikasi pariwisata berkelanjutan sebagai salah satu syarat menjadi destinasi kelas wisata dunia. Bapak Arief Yahya memaparkan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat dan merupakan sumber pendapatan utama bagi banyak negara di dunia.

Selain hanya hadir untuk mensosialisasikan program Sustainable Tourism for Development (STDev), Bapak Arief Yahya juga turut mengapresiasi beberapa hasil karya para jurnalis yang berhasil menampilkan keindahan dan kekayaan alam Indonesia. Salah satu fotografer yang dipajang karyanya yaitu, Hasiholan Siahaan XIV, telah berkecimpung dalam media nasional 15 tahun lalu. Karyanya yang berjudul Buku Fotografi “Bromo” merupakan bentuk kecintaan beliau terhadap kekayaan alam di Indonesia, yatu pemandangan alam serta suku budaya khas Gunung Bromo. Astragraphia Document Solution yang diwakili oleh Bapak King Iriawan, selaku Chief of Business Planning Marketing dan Ibu Fitri Yuliani, selaku Marketing Communications Dept. Head turut hadir mendukung sebagai salah satu partner dalam keberhasilan terciptanya buku tersebut. “Bromo” yang dicetak menggunakan mesin Fuji Xerox Versant 80 Press serta ditandatangani secara langsung oleh Bpk. Arief Yahya. Mesin ini merupakan solusi all-in-one yang dirancang untuk operasional cetak digital. Fuji Xerox Versant 80 Press mampu mencetak lebih cepat (80 ppm) pada beragam jenis media pada ukuran 52 gsm hingga 350 gsm. Mesin ini memiliki kualitas cetak Ultra HD Resolution.

ORG_DSC00498.JPG

Photo Caption 1: Foto tampak dalam gambar (kiri-kanan): Bp. King Iriawan, selaku Chief of Business Planning & Marketing PT Astra Graphia Tbk  berfoto bersama dengan Bpk. Arief Yahya, Menteri Pariwisata Indonesia yang tengah memperlihatkan hasil karya Buku “Bromo” dalam acara “Round Table Discussion: Sustainable Tourism”.

ORG_DSC00505.JPG

Photo Caption 2: Bpk. Arief Yahya menandatangani Buku Fotografi “Bromo” hasil karya Hasiholan Siahaan XIV yang dicetak menggunakan mesin Fuji Xerox Versant 80 Press.

 

 

Astragraphia Document Solution Luncurkan Mesin Multifungsi Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre–VII Series untuk Dorong Produktivitas Bisnis Perkantoran

WhatsApp Image 2019-03-29 at 18.11.10

  • Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre–VII Series merupakan satu-satunya mesin multifungsi berwarna di Indonesia yang menawarkan 7 (tujuh) keunggulan teknologi digital.
  • Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series dirancang untuk mempercepat evolusi aktivitas bisnis yang mendukung fleksibilitas kerja sebagai bagian dari solusi Managed Print Services (MPS) yang ditawarkan Astragraphia.

 Jakarta, 28 Maret 2019 – Astragraphia Document Solution meluncurkan Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series dengan mengaplikasikan 7 (tujuh) keunggulan dalam satu mesin. Seiring dengan perkembangan teknologi dan tren digital, Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series akan menjadi solusi kebutuhan dokumen perkantoran bagi para pelaku bisnis dalam mendorong produktivitas bisnis.

Pada awal tahun 2019, IDC dalam artikelnya menyebutkan platform teknologi ketiga seperti Cloud, Big Data and Analytic, Social and Mobility; dan Innovation Accelerators seperti Artificial Intelligence (AI), Security and Internet of Things (IoT) menjadi pemacu utama yang mendorong berbagai inovasi transformasi digital untuk perusahaan di Indonesia. Agar dapat memimpin dalam ekonomi DX yang kompetitif, perusahaan harus gesit, mudah beradaptasi, dan memahami tren pasar dan pelanggan, model bisnis, dan teknologi yang muncul di pasar. Teknologi baru harus diadopsi karena manfaat bisnis menjadi lebih jelas. Hal ini memungkinkan para pemimpin bisnis untuk mencapai tujuan bisnis mereka dalam ekosistem digital yang kompetitif.

Mangara Pangaribuan, Direktur PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “tren teknologi digital tentunya berpengaruh pada sektor ekonomi. Sejalan dengan strategi dari prinsipal kami Fuji Xerox yang dikenal dengan konsep Smart Work Innovation, strategi ini menyatukan teknologi di area Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Internet of Humans (IoH). Bentuk nyata yang kami lakukan sebagai distributor eksklusif Fuji Xerox di Indonesia adalah dengan meluncurkan produk terbaru Mesin Multifungsi Berwarna seri ApeosPort/DocuCentre-VII  yang dapat mendukung aktivitas bisnis pelanggan dalam menghadapi ekosistem digital yang kompetitif.”

King Iriawan, Chief Business Planning & Marketing PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Kami menyadari pentingnya digitalisasi dalam menunjang kelangsungan aktivitas bisnis para pelanggan dan sebagai market leader, kami optimis digitalisasi bisnis akan memberikan dampak positif terhadap kami dan pelanggan. Kami terus memahami tren pasar dengan menghadirkan Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series dengan menawarkan 7 (tujuh) teknologi digital secara maksimal.”

Berdasarkan data yang dirilis IDC, di sepanjang tahun 2018 Mesin Fotocopy Multifungsi Berwarna Fuji Xerox kembali menjadi market leader di Indonesia dengan pangsa pasar (market share) sebesar 34,8%.

Rudy Sunarto, Head of Product Marketing PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series ini merupakan penyempurnaan dari seri sebelumnya yaitu ApeosPort/Docucentre–VI Series. Beberapa penyempurnaan misalnya terdapat pada fitur NFC (Near Field Communications) dan sistem pengamanan yang lebih mutakhir. NFC pada ApeosPort/DocuCentre-VII Series menawarkan kemudahan, di mana pengguna cukup menempelkan smartphone-nya untuk memberikan perintah kerja kepada mesin. Mesin ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan yang ditingkatkan guna memberikan perlindungan lebih bagi keamanan data baik dari sisi perangkat keras (hardware) maupun lunak (software). Hal ini dapat menjadi nilai lebih untuk solusi MPS (Managed Print Services) yang ditawarkan oleh Astragraphia Document Solution.”

Roma Romansyah, Enterprise Document Solution (EDS) Product Manager PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Sesuai dengan namanya, Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series, menawarkan 7 (tujuh) teknologi (The Power of Seven), yang memberikan kemudahan penggunaan mesin kepada pelanggan. 7 (tujuh) keunggulan ini akan mampu menjawab tuntutan kecepatan bekerja untuk meningkatkan produktivitas aktivitas bisnis di perkantoran menjadi lebih efektif dan fleksibel. Mesin Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series memiliki dua belas seri, dengan kecepatan mulai dari 25 ppm hingga 70 ppm (page per minute).

Hadirnya 12 (kedua belas) seri mesin multifungsi berwarna ini, mendukung solusi Managed Print Services (MPS) yang ditawarkan Astragraphia Document Solution serta memberikan pilihan yang lebih luas kepada pelanggan dalam memenuhi kebutuhan bisnis yang beragam.

ORG_DSC00565

Adapun 7 (tujuh) keunggulan yang terdapat pada 12 (kedua belas) seri mesin multifungsi berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series, yaitu:

  1. INTUITIVE DESIGN:
  • Touch screen serta drag and drop menu yang dapat diatur sesuai dengan kebutuhan.
  • Gentle Attention Light, membantu pengguna untuk mengetahui apa pekerjaan yang sedang dilakukan oleh mesin, termasuk mengingatkan pengguna jika ada kertas atau dokumen yang belum diambil.
  • Soft sound, seluruh aktivitas mesin hampir tidak mengeluarkan suara.
  1. MOBILE: Mesin Fotocopy Multifungsi Berwarna Fuji Xerox ApeosPort/DocuCentre-VII Series memberikan kemudahan bagi pengguna dengan fitur NFC, di mana pengguna cukup menempelkan smartphone-nya untuk memberikan perintah kerja kepada mesin.
  2. WORKFLOW: One touch scan and share, mesin dapat melakukan scan dan di-share ke lebih dari satu orang dalam satu waktu pada satu jaringan tertentu.
  3. SECURITY: Seluruh data terenskripsi dan tersimpan dengan baik dengan fitur password dan teknologi Trusted Platform Module (TPM).
  4. SUPPORT: Easy guidance through screen. Pada layar mesin, fungsi telah dikelompokkan secara cerdas berdasarkan warna, memungkinkan pengenalan pengguna yang mudah.
  5. CLOUD: File yang di-scan dapat ter-upload ke data
  6. REMOTE: Pengguna smartphone dapat mengakses mesin dengan aplikasi “Portable UI” yang dapat diunduh di app store maupun play store. Selain itu, dalam satu koneksi jaringan, pengguna juga dapat menonaktifkan mesin di manapun hanya dengan menggunakan satu laptop.

 

                                                                       

Otomatisasi Jadi Kunci Bisnis Cetak Masa Kini

DSC07148

Di dunia yang serba cepat dan dengan semakin banyaknya teknologi baru, otomatisasi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas bisnis. Penggunaan mesin, sistem kontrol, dan teknologi informasi sudah banyak digunakan untuk menghasilkan output yang lebih cepat dan lebih baik secara kualitas dan kuantitas. Hal ini berlaku untuk semua sektor industri terutama percetakan.

Dari segi kualitas, banyak pebisnis yang mengedepankan untuk selalu memberikan hasil terbaik demi mencapai kepuasan tertinggi pelanggan. Hal ini juga menjadi perhatian khusus Astragraphia sebagai distributor resmi Fuji Xerox di Indonesia.

Selain menyediakan mesin printer, fotocopy multifungsi untuk dunia perkantoran hingga production untuk skala Graphic Art, Astragraphia Document Solution juga menyediakan berbagai solusi digital yang dirancang untuk memudahkan dan mengefisienkan hasil pencetakan Anda. Khusus untuk mesin production, layanannya kini sudah tersedia mulai dari pre-press (proses sebelum cetak), press (proses cetak), dan post-press (proses setelah cetak). Tujuannya untuk meningkatkan value added produk atau hasil cetak Anda.

Otomatisasi sudah menjadi nilai jual utama yang diberikan software FreeFlow Core persembahan dari Fuji Xerox. FreeFlow Core adalah solusi otomatisasi pra-cetak dokumen yang menyediakan alur kerja yang dapat mengontrol tugas pra-cetak. FreeFlow Core merupakan salah satu Workflow Software yang ditawarkan Astragraphia bersama dengan mesin production dan digital press seperti Fuji Xerox Iridesse™ Production Press dan Versant 180 Pressdan Versant 3100 Press.

Pada dasarnya, proses cetak hanya memakan waktu 10% dari rangkaian proses pre-press, press, dan post-press. Para pebisnis, yang kebanyakan berasal dari pemain copy/print shop membutuhkan waktu lebih untuk membuat sebuah konsep pekerjaan yang berulang. Maka dari itu, FreeFlow Core hadir untuk merampingkan alur kerja dari file yang sudah siap dicetak.

Saat ini, copy/print shop melakukan pencetakan dokumen atau file tak hanya dari satu template atau layout untuk banyak pelanggan. Dengan permintaan pelanggan yang semakin beragam, copy/print shop diharuskan menyediakan banyak ragam template atau layout dokumen ke dalam berbagai ukuran dan bentuk untuk dicetak. Tak jarang, mereka akan direpotkan dengan proses layouting yang sama.

Otomatisasi dibutuhkan untuk menghindari error yang terjadi jika operator copy/print shop harus membuat template secara manual. Software FreeFlow Core memungkinkan operator membuat template dokumen atau file untuk memudahkan pekerjaan serupa selanjutnya secara otomatis.

Alur kerja proses pencetakan:

Open file → Convert to PDF → Compile file A dan B → Preflight → Color management → Impose → Proof  → Job split → Load balance → Press

Pada proses manual, waktu yang dibutuhkan mulai dari open file hingga load balance adalah 57 menit, sementara itu, proses press atau mencetak hanya membutuhkan waktu 10 menit.

Software FreeFlow Core telah berhasil menghilangkan proses manual dan menggantinya dengan proses digital secara otomatis. Dengan software ini, proses manual akan dipangkas hanya dalam waktu 2 menit, operator cukup memasukan file yang siap dicetak dengan metode ‘drag and drop’.

Keuntungan software FreeFlow Core:

  • Menambah volume dan produktivitas perusahaan
  • Mengefisienkan waktu produksi
  • Menghilangkan error atau kesalahan sebelum mencetak